Thursday, 30 April 2020

RHEMA : KEBAIKAN TUHAN


Rhema kita pada hari ini terambil dari 

Teks : Nah 1: 7
Tema : Kebaikan Tuhan

“Tuhan itu baik . Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan. Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepadaNya”.

Ada 3 hal yang dapat kita renungkan ttg Kebaikan Tuhan melalui ayat ini

1. Kebaikan Tuhan itu Unkondisional .

Dinyatakan “Tuhan itu baik” ini dicatat dalam Alkitab kira-kira  1700 kali dengan terjemahan yang berbeda untu menggambarkan bahwa kebaikanNya tanpa syarat. Jika kita hidup didalamnya maka kita juga pasti akan mengalaminya. Marilah kita menikmati KebaikanNya

2. Dia bukan sahaja baik tetapi merupakan tempat pengungsian bagi orang yang susah.

Ertinya segala bentuk kesusahan yang kita alami ada jalan keluar bagi Nya. Itulah sebabnya kita diminta untuk datang kepadaNya kerana setiap masalah kita pasti ada jawabannya.

3..Ia mengenal orang yang berlindung kepadaNya .

Kata “ mengenal” disini tidak  sekedar “tahu “ tetapi memiliki hubungan  yang erat  yang disebut dengan “intimacy “ denganNya. Sudahkah anda memiliki Intimacy denganNya . Tuhan sedang menunggu kita.

4. Kesimpulan
Melalui renungan yang saya kongsikan ini saya berharap meskipun sudah hampir 2 bulan ini kita tak bertemu , tetapi biarlah kita tetap hodup mengandalkan Dia dan kita menjalani perhubungan kita denganNya kerna dengan demikiN kita akan terus mengalami Kebaikan Tuhan dihidup kita. TUHAN MEMBERKATI KITA

# solideogloria#
#stayhome staysafe #

#Memperkasakan Wanita dalam Kristus#

Monday, 22 October 2018

MERAYAKAN KEMURAHAN TUHAN (MAZ 145) OLEH PR DATIN ROSMAIDA





BAHAN KHOTBAH PADA 21 OKTOBER 2018
SEMPENA PERAYAAN HUT DI BEM BUKIT  SINAI BINTULU

Tema : Merayakan Kemurahan Tuhan
Teks : Maz 145 : 1- 21
Tujuan : Supaya kita bersyukur atas kemurahan Tuhan dalam merayakan HUT kita yang ke 10 tahun ini
 Khotbah : Pastor Datin Rosmaida S -Justin M.Th 

Garis besar Khotbah : 
Untuk "Merayakan Kemurahan Tuhan Ada beberapa prinsip yang perlu kita renungkan : 

A.  PENGERTIAN TEMA HUT MERAYAKAN KEMURAHAN TUHAN 
1. Adanya Sikap dalam Pengagungan kepada Tuhan 
2. Adanya Perjumpaan Kepada Tuhan Yang Agung dan Mulia 
3. Adanya Kesadaran diri bahawa kita manusia adalah "Ciptaan" dan Tuhan Yang Agung itu adalah "Pencipta" 
4. Refleksi Theologies dan kesimpulan 

B. LANDASAN DALAM MERAYAKAN KEMURAHAN TUHAN 
1. Memiliki Sistim Keyakinan yang Sistimatis 
2. Memiliki Sistim Keyakinan yang Konsisten
3. Memiliki Sisitim Keyakinan yang dibangun dengan 5 Pilar Kehidupan Kristiani 
4. Refleksi dan Kesimpulan 

C. BAGAIMANA MENJALANKANNYA 

1. Sistim Keyakinan yang Theologis dan Sistimatis itu yang bagaimana dan seperti apa ? 
    1.1.   Pertama ialah : Iman  itu lahir dari satu Pengenalan iaitu                 Pengenalan akan Firman Allah.
     1.2.  Kedua ialah : Iman itu menuntut suatu Peralihan Cara                     berpikir
      1.3. Ketiga ialah : Iman yang berfokus kepada Kedaulatan Allah.

2. Sistim Keyakinan dibangun dengan  Konsistens
         2.1. Sistim keyakinan yang kita miliki janganlah berdasarkan                       peristiwa yang sifatnya temporer semata.
2.2.    Jangan mudah goyah hanya karena hal yang bersifat supranatural sahaja.
2.3.    Dalam hal ini Raja Daud mengungkapkan Kemegahan Tuhan berdasarkan Keyakinan yang dimilikinya.
Syair dan kata-katanya terukir bersahaja tetapi memiliki Makna yang dalam tentang Karya Allah.
2.4.    Di sini memperingatkan kita  tentang sistim Keyakinan yang kita miliki dan dibentuk dari sesebuah perhubungan yang Intim dengan Tuhan Allah yang kita percaya

3. Sistim yang dibangun dengan 5 Pilar kehidupan Kristiani
3.1. Sola Scriptura
3.2. Sola Gratia
3.3. Sola Fide
3.4. Sola Kristo
3.5. Soli deo Gloria 

4. Kesimpulan dan Refleksi

Friday, 2 March 2018

Kebahagiaan

Karena kebahagiaan itu diciptakan maka : "Berbahagialah orang yang dibenarkan Allah bukan berdasarkan perbuatannya"

Thursday, 14 December 2017

BUKU TERBARU



 Buku 5 Program Utama gereja yang Sihat  
Oleh : Rev Dato' Dr Justin Wan D.Th 
& Pr Rosmaida Sianipar M.Th 
Diterbitkan oleh 
Pustaka Putra Kenyalang 2017



Buku 5 Program Utama gereja yang sihat ini adalah merupakan hasil karya kedua hamba Tuhan ini sangat sesuai untuk diguna pakai untuk melayani, karena melalui buku ini kaum awam dapat dilibatkan untuk menginjil secara khusus menginjil orang sakit, orang kaya, orang miskin serta langkah praktis dalam penginjilan. Setelah itu dimuridkan serta dilipatgandakan dan diutus untuk digembalakan. Suatu pedoman praktis untuk melayani. 

Sunday, 12 March 2017

JATI DIRI YANG BAIK




APA MENURUT ANDA JATI DIRI



  Apa itu jati diri ? Bagaimana memiliki jati diri yang benar ? Ada banyak definisi Jati diri. Tetapi saya membuat rumusan jati diri sebagai berikut .
 J = JUMPA : Perjumpaan adalah merupakan starting point bagi kita untuk mengenal jati diri. Tentu sahaja perjumpaan yang di maksud adalah perjumpaan dengan Sang Pencipta diri kita . Siapa Dia 
   A = ALLAH : Allah merupakan pribadi yang patut menjadi fokus diri kita untuk menemukan Jati diri
  T= TEMUKAN : Sesuatu yang penting dalam jati diri kita hanya dapat ditemukan di dalam Kristus, sebagai mana pernyataan : Karl Barth seorang theology abad ke 2 yang mengatakan : “Man doesn’t know himself of himself, but has to be told about himself through the Manisfestation of Jesus Christ”. Itu bererti manusia hanya mengenal jati Diri di dalam Allah melalui Yesus Kristus. 
    I = IDENTITY : pada dasarnya merujuk pada refleksi  diri kita sendiri dan persepsi orang lain terhadap diri kita. Jika anda masih belum mengenali diri sendiri, temukannya di dalam Kristus Yesus. Maka persepsi anda akan berubah  atas diri anda sendiri
   D = DERIA : Pada umumnya manusia memiliki 5 deria iaitu : mata, hidung, telinga, kulit, dan lidah.  Deria yang dapat membentuk jati diri yang baik  memiliki satu deria yang lebih dari pada kelima ini iaitu
   I = ILLAHI : Deria Illahi membuat kita sensitif untuk memilih yang terbaik di antara yang baik. Sebagaimana Rom 16 : 19 b yang mengatakan : “ Tetapi aku ingin supaya kamu bijaksana terhadap apa yang baik, dan bersih terhadap apa yang jahat”.
   R= RUBAH : Perubahan harus terjadi jika kita mahu memiliki jati diri yang benar. Rubah kebiasaan buruk, rubah paradigma kita tentang berbagai-bagai perkara, rubah cara berpikir, rubah cara kerja. Dan banyak perkara yang harus di rubah jika kita mahu memiliki jati diri yang baik.
 I = INTEGRITY : Integriti adalah sifat jati diri yang merangkumi keikhlasan, keterbukaan, ketelusan, amanah, benar, berpegang kepada prinsip, tidak mudah dipengaruhi, boleh dipercayai, boleh pegang cakapnya. Lebih tepat Aapabila ianya menjadi Karakter kita. Lalu bagaimana kita dapat memilikinya ? 

JATI DIRI TIDAK DIPEROLEH DALAM SEHARI NAMUN PROSES AKAN MEMBUAT ANDAA MENEMUKANNYA .